MOJOKERTO, GSN.com – 30/10/2026, Pembangunan infrastruktur jalan terus menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam meningkatkan konektivitas serta memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Salah satunya melalui pekerjaan pelebaran Jalan Kabupaten ruas Kutogirang–Wotanmasjedong yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026.
Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota, dengan subkegiatan Pelebaran Jalan Menuju Standar, melalui paket pekerjaan Belanja Modal Jalan Kabupaten – Pelebaran Jalan Menuju Standar Ruas Jalan Kutogirang–Wotanmasjedong.
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan yang berlokasi di Kabupaten Mojokerto tersebut memiliki volume panjang 638 meter dengan lebar 5,50 meter. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp2.274.793.000,00 yang bersumber dari APBD Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2026.
Adapun waktu pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama 150 hari kalender, terhitung mulai 22 Juni 2026 hingga 18 November 2026. Proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV Prima Adi Jaya.
Saat dikonfirmasi awak media di lokasi pekerjaan, Bagus selaku penanggung jawab lapangan menyampaikan bahwa progres pengerjaan telah mencapai sekitar 75 persen.
“Alhamdulillah, pekerjaan kami sudah mencapai sekitar 75 persen. Kami terus berupaya melaksanakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya, sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta RAB yang telah ditetapkan,” ungkap Bagus.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak pelaksana terus berupaya menjaga kualitas pekerjaan agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat pengguna jalan.
Pelebaran ruas Jalan Kutogirang–Wotanmasjedong ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Selain itu, keberadaan infrastruktur jalan yang memadai diharapkan dapat memperlancar hubungan ekonomi dan sosial masyarakat, termasuk mempermudah akses transportasi serta distribusi hasil kegiatan ekonomi warga.
Masyarakat tentunya berharap pelaksanaan proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu, dengan tetap memperhatikan spesifikasi teknis, kualitas konstruksi, serta standar keselamatan kerja yang berlaku.
Dengan demikian, pembangunan jalan ini tidak hanya menjadi peningkatan infrastruktur fisik, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap konektivitas wilayah dan pertumbuhan perekonomian masyarakat Kabupaten Mojokerto..(Reporter.jekyridwan)







