Sholawat, Ngaji Bersama dan Santunan Anak Yatim, LBH Djawa Dwipa Tebar Benih Manfaat

TNI - POLRI40 Dilihat

MOJOKERTO, GSN.com – Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Sholawat, Ngaji Bareng dan Santunan Anak Yatim Piatu yang digelar bersama Advokat Hadi Purwanto, S.T., S.H., M.H., Rabu 7/10/2026 malam.

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 19.30 WIB di Kantor LBH Djawa Dwipa, Jalan Banjarsari No. 59, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Acara diisi dengan lantunan sholawat bersama Group Sholawat Al Haddad Djawa Dwipa, pengajian, doa bersama, serta santunan bagi anak yatim piatu.

Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum dan tidak dipungut biaya. Selain menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, acara tersebut juga menjadi momentum untuk bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT serta mengenang dan mendoakan para leluhur yang telah wafat.

Advokat Hadi Purwanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas rahmat dan kesempatan yang diberikan Allah SWT sehingga dirinya bersama warga dapat kembali mengadakan kegiatan yang bernuansa keagamaan dan sosial.

“Kita berkumpul untuk bersholawat, mengaji, saling mendoakan, serta mengirim doa untuk para leluhur yang sudah wafat. Semua ini tidak lepas dari kehendak Allah SWT,” ungkap Hadi Purwanto. Menurutnya, pelaksanaan santunan anak yatim piatu juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Berbagi kepada sesama, khususnya anak-anak yatim piatu, diharapkan dapat menjadi amal kebaikan sekaligus memberikan manfaat bagi penerima.

Hadi menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dengan penuh ketulusan dan semangat kebersamaan. Baginya, kesempatan untuk berbagi merupakan bentuk rasa syukur yang patut dijaga dan terus dikembangkan.

“Bisa mengadakan acara santunan anak yatim piatu ini juga karena kehendak Allah SWT. Semoga apa yang kita lakukan bersama menjadi berkah dan memberikan manfaat bagi sesama,” tuturnya.

Kegiatan Sholawat dan Ngaji Bareng tersebut mengusung semangat “Menebar Benih Manfaat dan Kebaikan”. Pesan tersebut menjadi spirit utama agar kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi sarana meningkatkan ketakwaan, tetapi juga mampu menghadirkan kepedulian sosial secara nyata.

Melalui lantunan sholawat, doa bersama, pengajian dan santunan, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat persaudaraan warga sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap anak yatim piatu.

Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum, menjadi ruang bagi masyarakat untuk bersama-sama bersholawat, mengaji, berdoa, serta berbagi kebaikan.(Reporter.Rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *