Bau Menyengat Tanpa Plakat, Aktivitas PT Trimega Abadi Dipertanyakan

BERITA DAERAH24 Dilihat

Lokasi aroma menyengat yang disebut-sebut berbau kecut dan lengur dikeluhkan warga diduga bersumber dari Aktivitas sebuah pabrik PT Trimega Abadi di wilayah Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan (Foto: dok. RIL)


PASURUAN, GSN.com
– Aktivitas sebuah pabrik yang diduga milik PT Trimega Abadi di wilayah Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, mulai menjadi pertanyaan warga.

Selain dikeluhkan karena menimbulkan aroma menyengat yang disebut-sebut berbau kecut dan lengur, perusahaan tersebut juga dinilai minim keterbukaan informasi kepada masyarakat sekitar.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, aktivitas produksi pengolahan cokelat di lokasi tersebut telah berjalan kurang lebih dua bulan terakhir. Namun hingga kini, warga mengaku belum mengetahui secara jelas siapa penanggung jawab perusahaan maupun manajemen yang dapat ditemui untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat.

Dari pantauan tim media di lokasi, bangunan pabrik tampak beroperasi sebagaimana mestinya. Namun tidak terlihat papan nama atau plakat identitas perusahaan yang terpasang di bagian depan area pabrik sebagaimana lazimnya sebuah badan usaha yang menjalankan kegiatan produksi.

“Kami hanya ingin tahu siapa yang bertanggung jawab. Bau yang muncul hampir setiap hari sangat mengganggu kenyamanan warga sekitar,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Keluhan utama warga adalah aroma menyengat yang diduga berasal dari proses pengolahan bahan baku cokelat. Menurut warga, bau tersebut sering tercium terutama saat aktivitas produksi berlangsung dan terbawa angin hingga ke permukiman.

Saat dilakukan upaya konfirmasi ke lokasi, satu-satunya pihak yang dapat ditemui hanyalah petugas keamanan bernama Adnan Farizi.

Kepada awak media, Adnan mengaku bertugas sebagai satpam baru dua mingguan dan tidak tau siapa nama manager di perusahaan ini dan juga tidak mengetahui secara pasti siapa pihak manajemen atau pimpinan perusahaan yang berwenang memberikan keterangan resmi kepada publik.

Warga berharap pihak perusahaan segera memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat terkait aktivitas produksi yang sedang berjalan, termasuk langkah-langkah yang dilakukan untuk mengantisipasi dampak bau yang dikeluhkan.

Selain itu, masyarakat juga meminta instansi terkait untuk melakukan peninjauan lapangan guna memastikan seluruh aspek administrasi, perizinan, serta pengelolaan lingkungan telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Merespons keluhan tersebut, tim media saat ini sedang melakukan upaya konfirmasi dan penggalian keterangan lebih lanjut dari dinas terkait di Pemkab Pasuruan guna memverifikasi legalitas perizinan serta pengelolaan lingkungan hidup perusahaan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Trimega Abadi belum berhasil dikonfirmasi. Ruang hak jawab dan klarifikasi PT Trimega Abadi ditunggu Redaksi gardasemerunusantara.com di 0814-1225-0811.(RIL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *