Mojokerto, GSN.com – 24/1/2026, Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Djawa Dwipa Mojokerto dalam kegiatan selawatan yang digelar sebagai wujud syukur sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual di tengah dinamika kehidupan sosial, hukum, dan kebangsaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus, relawan, tokoh masyarakat, serta para pemuda yang antusias mengikuti lantunan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Selawatan tersebut bukan hanya menjadi agenda rutin keagamaan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Hadi Purwanto menegaskan bahwa pembinaan generasi muda yang berakhlak mulia merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya keluarga dan lembaga pendidikan, tetapi juga organisasi sosial dan lembaga hukum.
“Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. Selawatan ini menjadi bagian dari ikhtiar kita membangun karakter generasi yang berakhlak dan berintegritas,” tegas Hadi Purwanto.
Ia menambahkan bahwa LBH Djawa Dwipa tidak hanya fokus pada pendampingan hukum, tetapi juga memiliki komitmen moral dalam membangun kesadaran hukum yang berlandaskan nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan. Menurutnya, hukum tanpa akhlak akan kehilangan arah, dan generasi tanpa pembinaan spiritual akan mudah tergerus oleh pengaruh negatif.
Kegiatan selawatan ini juga diisi dengan tausiyah yang menekankan pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menanamkan nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab sejak dini kepada generasi muda.
Melalui kegiatan ini, LBH Djawa Dwipa Mojokerto berharap dapat menjadi bagian dari gerakan moral yang lebih luas dalam membentuk masyarakat yang religius, sadar hukum, dan berakhlak mulia. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam lantunan shalawat diharapkan menjadi energi positif untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.(jekyridwan)







