KH. Asep Saifuddin Chalim Pimpin Shalat Malam dan Istighosah di Pendopo Pemkab Mojokerto, Tegaskan Isu SILTAP

TNI - POLRI76 Dilihat

Mojokerto, GSN.com – 27/12/2025, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., kembali memimpin shalat malam dan istighosah bersama jamaah di Pendopo Peringgitan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Sabtu malam (27/12/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan kekhidmatan, dihadiri ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Mojokerto Raya.

Istighosah dan shalat malam ini menjadi momentum spiritual untuk memperkuat doa bersama demi ketenteraman masyarakat, keberkahan daerah, serta kelancaran roda pemerintahan Kabupaten Mojokerto. Lantunan doa dan dzikir yang dipimpin langsung oleh KH. Asep menciptakan suasana religius yang mendalam di lingkungan Pendopo Peringgitan.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Asep juga memanfaatkan momen kebersamaan dengan jamaah untuk meluruskan isu yang sempat berkembang di tengah masyarakat terkait pemotongan SILTAP (Penghasilan Tetap) Kepala Desa dan Perangkat Desa. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan perlu diluruskan agar tidak menimbulkan keresahan.Perlu diluruskan, SILTAP itu tidak dipotong. Yang terjadi adalah pengurangan ADD untuk penyesuaian anggaran. Jadi jangan sampai muncul salah paham di masyarakat,” tegas KH. Asep di hadapan jamaah.

Usai kegiatan keagamaan, KH. Asep juga menggelar jumpa pers bersama seluruh awak media di Mojokerto. Dalam keterangannya, ia kembali menekankan pentingnya penyampaian informasi yang utuh dan berimbang kepada publik, khususnya terkait kebijakan keuangan desa agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

KH. Asep berharap, melalui kegiatan istighosah dan klarifikasi terbuka ini, suasana Mojokerto tetap kondusif, masyarakat semakin tenang, serta terbangun pemahaman yang benar antara pemerintah dan warga desa. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan tabayun dan persatuan demi kemajuan Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kemajuan daerah, serta kesejahteraan seluruh masyarakat Mojokerto.(jekyridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *