Rutinan ke-27 Khotmil Qur’an dan Doa Bersama di Dusun Banjarsari Perkuat Silaturahmi Warga

Daerah10 Dilihat

MOJOKERTO, GSN.com – (6/9/2026) Semangat mempererat tali silaturahmi dan menjaga kerukunan masyarakat terus diwujudkan melalui kegiatan keagamaan rutin. Pada Minggu Legi, 6 September 2026, warga Dusun Banjarsari dan sekitarnya kembali menggelar Kegiatan Rutinan ke-27 Khotmil Qur’an, doa bersama untuk para leluhur dan ahli kubur, pengajian, serta kenduri.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Makam Umum Dusun Banjarsari, yang dikenal sebagai makam Eyang Tumenggung Soekarto Widjoyono atau Mbah Sentono. Acara dilaksanakan setelah salat Dhuhur, mulai pukul 12.00 WIB, dengan melibatkan masyarakat, pemuda dan pemudi, serta warga sekitar.

Kegiatan rutinan ini bukan sekadar menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.

Pesan tersebut sejalan dengan kandungan Surah Al-‘Ashr ayat 1–3, yang mengingatkan manusia agar tidak termasuk golongan yang merugi, kecuali mereka yang beriman, mengerjakan amal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

Melalui Khotmil Qur’an dan doa bersama, jamaah memanjatkan doa untuk para leluhur dan ahli kubur, sekaligus memohon keberkahan, keselamatan, kesehatan, serta ketenteraman bagi masyarakat dan lingkungan Dusun Banjarsari.

Selain pengajian dan doa bersama, kegiatan juga diisi dengan kenduri, yang menjadi bagian dari tradisi kebersamaan masyarakat. Suasana kekeluargaan semakin terasa karena warga dapat berkumpul, bersilaturahmi, dan mempererat hubungan sosial.

Ketua Kegiatan, Ustad Miftakhul Karim, bersama Kepala Dusun Banjarsari Dwi Ahmad Fauzi, turut mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan semangat gotong royong dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari para tokoh dan pengurus kegiatan, di antaranya Kyai Hasan Mathori selaku Penasehat Jamaah, Bapak Paino selaku Koordinator Pelaksana, Ustad Mukid selaku Penasehat Kegiatan, serta Hadi Purwanto, S.T., S.H., M.H. selaku Penanggung Jawab.
Para panitia berharap kegiatan rutinan ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan dan menjadi wadah positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, kerukunan, serta penghormatan kepada para leluhur dan ahli kubur.

“Kegiatan ini dilaksanakan demi kebaikan bersama. Semoga Khotmil Qur’an, pengajian, doa bersama dan kenduri ini membawa keberkahan serta semakin mempererat tali silaturahmi masyarakat Dusun Banjarsari dan sekitarnya,” demikian harapan panitia.

Dengan terselenggaranya rutinan ke-27 ini, masyarakat Dusun Banjarsari menunjukkan bahwa tradisi keagamaan dan kebersamaan masih menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Semangat iman, amal saleh, kebenaran, kesabaran, dan persaudaraan diharapkan terus tumbuh dari generasi ke generasi.(reporter.jekyridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *